PeACe a LonG Day.....PeACe A LoNG Day....PeACe a LonG Day

Jumat, November 26, 2010

Musik - QUEEN adalah Keabadian

MUSiK

 QUEEN adalah Keabadian

Queen itu nama yang memancarkan keagungan atau kemuliaan. penuh karisma dan terkesan ninggrat. sesuatu yang universal. Demikian alasan Freddie Mercury (vocal) dan Roger Taylor (drum) memilih nama Queen untuk bandnya. Brian May (gitar) sendiri kurang setuju dengan nama tersebut. Tapi, akhirnya ia takluk dengan rayuan kedua sahabatnya. Logo Queen dibuat oleh Freddie dengan menggabungkan zodiac masing-masing personil.

Di tahun 1970, Brian Harold May, (Hampton Middlesex, Inggris 19 Juli 1947), Freddie Mercury alias Farrokh Bulsara (5 September 1946 Stone Town, Zanzibar), dan Roger Meddows-Taylor (King’s Lynn, Norfolk, Inggris 26 Juli 1949) dan Mike (bass), ngebentuk sebuah band yang di kasih nama Grande Dance, merasa kurang pas mereka mengganti nama bandnya jadi The Rich Kids.

Formasi awal ini berubah karena si Mike cabut dari band. Barry Mitchell ngegantiin posisinya. Kayaknya posisi pemain bass di band ini selalu ganti personil. Januari 1971, Barry Mitchell mengundurkan diri. Setelah melalui proses audisi, terpilihlah Doug yang masih temennya Roger, menjadi pemain bassnya Queen.

Tapi Doug juga nggak bertahan di band ini, ia di keluarkan dari Queen. lalu bassist John Richard Deacon, kelahiran Leicester, Inggris, 19 Agustus 1951, bergabung, John personil termuda di Queen. Inilah formasi yang kemudian menuai kesuksesan.

Band ini sering tampil di acara-acara musik. Orang mulai kenal dengan band ini, padahal album aja Belum punya. Baru di pertengahan tahun 1973, Queen ngeluarin debut albúmnya bertitel “Queen”. Ini juga beberapa kali tertunda.

Sejak album perdananya dirilis di tahun 1973, hampir tiap tahun Queen ngeluarin album baru. Bahkan di tahun 1974, dalam kurun waktu delapan bulan, Queen merilis album kedua “Queen II” dan “Sheer Heart Attack” (album ketiga). begitu juga ditahun 1980, Queen hadir dengan album “The Game” di bulan Juni. lalu bulan Desember di tahun yang sama, keluar album “Flash Gordon”, album soundtrack untuk film fiksi ilmiah dengan judul yang sama.

Di sela-sela album studionya, Queen juga ngerilis album live dan kompilasi. Contohnya album “Live at Wembley 86” yang Sangat terkenal, dirilis Mei 1992. Tercatat ada 15 album studio, 5 album live dan 8 album kompilasi, bahkan album “the A-Z of Queen, Volume 1” baru dirilis Juli 2007.

Queen bukan hanya produktif menulis lagu. Mereka juga sangat memperhatikan penampilan ketika manggung. kebanyakan anak band seangkatan Queen kalo manggung biasanya pake celana kulit atau jeans dan t’shirt. Berbeda dengan Queen yang selalu tampil rapi. kostum yang unik. Ada kalanya bergaya semi aristokrat atau semi militer.

Dilain waktu mereka tampil bergaya klasik dengan syal dari bahan satin di leher. Mengenakan kemeja yang berlipit di bagian dada dan di bagian lengan. Kadang memakai stelan jas. Tapi pernah juga mereka tampil cuek dengan celana ketat dan kaus dalam. Ini juga salah satu nilai jual Queen.

Freddie memang lead vocal dalam band asal Inggris ini. Tetapi, personil yang lain juga sering ikut bernyanyi sehingga menampilkan perpaduan vocal yang harmoni. Ia dikenal sebagai penyanyi  bravura dengan tekhnik dan style brilian. Dengan warna yang halus dan mampu mencapai nada-nada tinggi melengking. Cara nyanyi Freddie Mercury di dunia musik disebut tekhnik acuto. Freddie juga sering menggunakan nada falsetto.

Suara Freddie terkesan sangat jantan, penuh karisma dan Sangat bertenaga. Suaranya bisa mencapai empat oktaf. Pokoknya suara Freddie yang berkarakter menjadi ciri tersendiri dari Queen.

Musik Queen Sangat inovatif dan variatif. Hadir dalam rock campur aduk. Kayak Glam rock, hard rock, heavy metal, progressive rock, pop rock, punk rock, speed metal, dan psychedelic rock. Queen juga jago bikin lagu dalam gaya country, gospel, opera dan folk.

Ternyata untuk tekhnik tapping pada gitar, Brian May sudah memakainya, hanya setahun sebelum Eddie Van Halen mempopulerkan tekhnik tersebut. Ia memainkan tekhnik tapping di lagu “it’s late” dari album “News of The World” (1977) yang juga mencuatkan tembang “We are The Champion” dan “We Will Rock You”.

Ada yang berubah dengan album-album Queen yang lahir di era 80-an. Queen menggunakan synthesizers. Di mulai pada album “The Game” (1980), simak aja di nomor “Play the Game”. Ini juga merupaka album Queen yang paling pendek, hanya berdurasi 35 menit.

Penggunaan synthesizers juga hadir lagi di album berikutnya “Flash Gordon” (1980). Bahkan lebih dominan dibandingkan album sebelumnya. Sayangnya penjualan album ini nggak sukses seperti album-albun Queen terdahulu. Hal yang sama kembali terjadi dengan album “Hot Space” (1982) yang juga nggak sukses penjualannya.

Setelah album “Hot Space” dan ngegelar promo tour, personil Queen istirahat dari kegiatan band. Mereka mulai sibuk dengan proyek solo. Brian May kerja bareng Eddie Van Halen, Freddie memulai pengerjaan album solonya “Mr. Bad Guys”(1985) dan “Barcelona”(1988).

Agustus 1983, mereka kembali ngumpul untuk pengerjaan album “The Work” yang rilis Februari 1984. Ini juga untuk pertama kalinya Queen rekaman di Amerika.’I Want to Break Free’,’It’s a Hard Life’, ‘Radio Ga Ga’, dan ‘Hammer to Fall’ adalah nomor-nomor terkenal dari album ini. Musik Queen lebih ngerock.

Tetapi Queen juga mendapat cibiran dari fans mereka. Soalnya di video klip ‘I Want to Break Free’, personil Queen bergaya seperti waria. Mereka sengaja memparodikan sebuah opera sabun terkenal di Inggris saat itu. Biarpun begitu, lagu tersebut menjadi salah satu greatest hits-nya Queen.

Beberapa tahun sebelumnya, single ‘Bohemian Rhapsody’ sempat di protes oleh managernya, karena berdurasi 6 menit. Menurut managernya lagu itu kepanjangan kalo mau di jadiin single. Lagu yang masuk di album “A Night at The Opera”(1975) ini menghabiskan biaya 4500 poundsterling untuk pembuatan videoklipnya.
Ternyata nggak sia-sia personil Queen berdebat dengan produsernya untuk single ‘Bohemian Rhapsody’. Lagu ini meraih penghargaan Best British Single di 11th annual BRIT Awards di London tahun 1992. Karena single ini juga Freddie diganjar penghargaan Ivor Novello untuk kedua kalinya. Itu tadi cuma sebagian dari penghargaan yang diterima untuk lagu ‘Bohemian Rhapsody’.

Queen terus berjaya. Album-albumnya, kecuali dua album di awal 80-an laris manis di pasaran. Konser mereka selalu dipadati penonton. Mungkin karena saking ngetopnya Queen, entah disengaja atau tidak, penyanyi Vanilla Ice memasukkan simple bass dan piano dari lagu ‘Under Preasure’ kedalam lagunya yang berjudul ‘Ice Ice Baby’. Nomor ‘Ice Ice Baby’ kemudian menjadi hits tahun 1991.

Sebuah kejadian yang kontroversial banget. Soalnya bunyi bass dan piano yang ada di lagunya Vanilla Ice ini mirip dengan yang ada di lagu ‘Under Preasure’ yang dinyanyiin Freddie bareng David Bowie di album “Hot Space”(1982).

AIDS merenggut nyawa Freddie Mercury

Mei 1989, Queen ngeluarin album “The Miracle”. Proses rekaman album ini, Queen dirundung berbagai masalah. Salah satunya adalah Freddie di diagnosa mengidap penyakit AIDS. “Innuendo”, album ke empatbelas Queen yang rilis Februari 1991. Hanya beberapa bulan sebelum sang vocalis meninggal. Album ini direkam ditengah usaha Freddie berjuang melawan penyakit AIDS. Namun, takdir berkehendak lain. Freddie meninggal dunia di Kensington, London tanggal 23 November 1991, tepat di usia 45 tahun. 20 April 1992, lima bulan setelah meninggalnya Freddie Mercury, diadakan The Freddie Mercury Tribute Concert di stadion wembley, London. Banyak musisi terkenal tampil dalam konser ini. Diantaranya Axl Rose, Elton Jhon, George Michael, David Bowie, Extreme, Annie Lennox, Robert Plant (Led Zeppelin), Tony Lommi (Black Sabbath), James Hetfield (Metallica), Roger Daltrey (The Who) dan Def Leppard. Bersama tiga personil Queen, mereka ngebawain nomor-nomor hits milik Queen.


“Made in Heaven”(1995), album Queen yang rilis setelah Freddie Mercury meninggal dunia. Tapi, biar udah almarhum, Freddie masih ngisi vocal di album ini. Pasalnya, sebelum meninggal, ia banyak ngerekam vocalnya di lagu-lagu yang kemudian masuk di album ini. Setelah ia meninggal, personil yang lain kembali ke Studio di tahun 1993 untuk nyelesain pembuatan album tersebut.
Sejak 1973, mereka telah merilis 15 album Studio, 5 album live dan banyak album kompilasi. Terjual lebih dari 300 juta copy di seluruh dunia, termasuk 35,5 juta copy di Amerika Serikat. Membuat mereka menjadi artis musik dengan penjualan album terbaik di dunia. Total 5 album live, 15 album studio, 8 album kompilasi. Banyak penghargaan yang mereka raih. Banyak juga film yang menggunakan lagu-lagu Queen.

Freddie Mercury memang telah lama meninggal. John Deacon pun telah mengundurkan diri dari band, tapi nama besar Queen masih bertahan. Walaupun mereka udah nggak bikin album rekaman lagi. Kita semua masih sering dengar salah satu hits Queen, ‘We Are The Champion’ sampai Sekarang , masih digunakan di arena-arena olahraga sebagai theme song untuk sang juara.
“QUEEN” memang sebuah keabadian….
Sumber : Koran SLANK edisi 56/Agustus - September 2007



DISKOGRAFI

ALBUM STUDIO
Queen (1973)
Queen II (1974)
Sheer Heart Attack (1974)
A Night at the Opera (1975)
A Day at the Races (1976)
News of the World (1977)
Jazz (1978)
The Game (1980)
Flash Gordon (1980)
Hot Space (1982)
The Works (1984)
A Kind of Magic (1986)
The Miracle (1989)
Innuendo (1991)
Made in Heaven (1995)

ALBUM LIVE
Live Killers (1979)
Live Magic (1986)
Live at Wembley’86 (1992)
Queen on fire – Live at the bowl (2004)
‘Return of The Champion’ (2005)

KOMPILASI
Greatest Hits <Elektra> (1981)
The Complete Works (1985)
Queen at the Beeb (1989)
Greatest Hits, Vol. II (1991)
Classic Queen (1992)
Greatest Hits <Hollywood> (1992)
Greatest Hits <Parlophone> (1994)
At the BBC (1995)
Greatest Hits, Vol. 1-2 (1995)
Queen Rock (1997)
Dragon Attack – A Tribute to Queen (1997)
The Crown Jewels (1998)
Greatest Hits III (1999)
Platinum Collection, Vol. 1-3 ( 2000)
Greatest Hits : We Will Rock You Edition (2004)
Killer Queen : A Tribute to Queen (2005)
Stone Cold Classic (2006)
The A-Z of Queen, Volume 1 (2007)





Rabu, November 24, 2010

Pesan Dalam Botol - TAKHAYUL

Pesan Dalam Botol

TAKHAYUL

P
emilihan calon gubernur Jakarta akan dimulai. Calonnya ada dua. Waktu diundi, Adang Darajatun dapat nomor urut 1, Fauzi Bowo nomor urut 2.
Yah, ga ada yang istimewa. Calonnya cuma dua. Ya wajar aja kalo yang satu dapat nomor 1, dan yang lain dapat nomor 2.

Yang istimewa itu omongan anggota tim suksesnya Fauzi Bowo. Dia bilang begini, “Itu pertanda baik yang dikirim Tuhan. Soalnya, angka satu itu berarti suka main tunjuk orang. Angka dua itu berarti mau berbagi, angka satu itu berarti mau jalan sendiri”.

Alamak….! Apa hubungannya nomor urut 2 dengan restu Tuhan…??? Lancang betul itu orang, menghubungkan Tuhan dengan nomor urut…( jangan salah paham. Aku bukan pendukung si Adang. Bagiku, Adang atau Fauzy berarti sama saja : jangan berharap apa-apa ! Siapapun yang terpilih, artinya Cuma satu : Sutiyoso diganti. Dan hidup kita sama aja susahnya ! )

Takhayul memang hidup subur di antara kita. Berikut ini contohnya :
Kalo orang mau kawin, misalnya mesti dicari hari dan tanggal baik. Kalo nggak, bisa celaka itu pasangan !
Ada lagi yang bilang : Jangan bikin acara di hari selasa. Soalnya, itu hari ketika Tuhan menciptakan binatang. Klo ngotot juga, bisa-bisa acara kita bakal berbuntut celaka…..
Ada lagi orang yang ngotot, rumahnya harus menghadap ke barat. Klo ditanya, dia akan bilang itu menurut agama.

Dulu, waktu mau kawin, aku dilarang keluar rumah. Itu pamali, katanya. Lantas aku Tanya, apa dasarnya ? Katanya, itu sudah kebiasaan dari nenek moyang kita. Ada lagi yang nambahin, klo ngotot keluar terus mati, gimana ? Aku bilang, kalo aku mati, berarti perkawinannya batal. ( jangan kaget kalo muka orang-orang langsung ditekuk gara-gara omonganku itu….)

Yang bikin repot, takhayul sering dihubungkan dengan hal-hal gaib. Nah, ini yang sering bikin kita mati kutu. Gimana buktiin sesuatu yang gaib, padahal wujudnya gaib alias nggak bisa dilihat ?
Setiap agama pasti ngajarin kita untuk percaya hal-hal yang gaib. tapi, berani taruhan, gaib versi agama jelas berbeda dengan gaib versi takhayul.
Hasilnya juga pasti beda : percaya sama hal gaib versi agama bikin kita jadi manusia yang baik. Sedangkan versi takhayul cuma bikin kita jadi manusia bego.


D
ulu, ada seorang resi bijak menulis pesan, lantas dimasukin ke dalam botol, trus dilempar ke kali Porong.
Pas Lapindo menyebar lumpur, botol itu hilang. Tiba-tiba dia muncul di dekat seorang warga yang gak mau pindah biarpun rumahnya hilang ditelan lumpur.
Sang warga lantas membuka botol itu, lalu komat-kamit baca isinya :
“Takhayul Cuma membebani langkahmu. Kalau mau maju, buang jauh-jauh takhayul itu. Kalau tidak, langkahmu bakal berat, serasa melangkah di atas kubangan Lumpur….”
Sumber : By Biko Sabri – Koran SLANK edisi 56 ( Agust-Sept 2009 )



Selasa, November 23, 2010

Intro Indonesia - Ketika Lagu "Indonesia Raya" Diusik Orang Malaysia


Intro Indonesia
Ketika Lagu “Indonesia Raya”
Diusik Orang Malaysia

Perayaan 64 tahun kemerdekaan Indonesia memang telah berlalu, tapi spirit mars Indonesia Raya tak pernah lekang oleh waktu, sejak lagu itu diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman ditahun 1928 lampau. Iya, ini soal spirit nasionalisme dan ke-Indonesia-an kita.

“bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya”

Spirit itulah yang belakangan ini terusik lagi Setidaknya, saat berlangsungnya pidato kenegaraan Presiden SBY di Gedung DPR-RI.

Bayangkan, ditengah-tengah perkumpulan para elite politik kebanggan negeri, dihadapan Presiden SBY yang kembali terpilih untuk periode 2009-2014 itu, tidak terdengar lagu Indonesia Raya berkumandang. Apa pasal ?

Ketua DPR-RI saat itu Agung Laksono, kemudian meminta maaf atas kekeliruan yang tidak lazim, bahkan tak pernah terjadi semenjak Presiden pertama Bung Karno melakukan pidato kenegaraan di gedung milik Rakyat Indonesia yang terhormat itu. Ya, para anggota DPR-RI yang terhormat itu, baru melagukan Indonesia Raya di akhir acara.

Apakah para elite politik masih ingat tentang spirit dalam lagu Indonesia Raya ?

Sekitar 4 tahun silam, group band Cokelat yang dimotori oleh Edwin, mencoba menyanyikan mars Indonesia Raya dalam versi Cokelat. Ada aransemen baru dengan cita rasa Cokelat yang mengusung musik pop rock alternative itu. Niatnya sederhana, agar lagu Indonesia Raya itu kembali berkumandang di relung hati anak muda Indonesia.

“Kami tak ingin lagu kebangsaan itu hanya di dengar saat ada upacara, tapi saat sedang di rumah maupun di mobil anak muda kita mendengarkannya”, ungkap Edwin soal upaya remake terhadap lagu kebangsaan itu.

Tapi niat baik itu di tolak pihak terkait, karena mengaransemen ulang lagu kebangsaan ada aturan mainnya. Dan apa yang dilakukan Cokelat, dianggap tidak sesuai dengan peraturan pemerintah soal penggunaan lagu kebangsaan Indonesia Raya. DPR pun menolak lagu Indonesia Raya versi Cokelat. Cokelat pun batal memasukkannya kedalam album lagu-lagu perjuangan.

Cokelat, membuat aransemen ulang lagu Indonesia Raya karena kekaguman mereka pada spirit-nya.

Kemudian, lagu Indonesia Raya kembali terusik. Kali ini yang mengusiknya oknum dari negeri jiran Malaysia.

Sebuah situs berita dari Malaysia, www.topix.com, menampilkan tekt lagu kebangsaan “Indonesia Raya” yang diplesetkan oleh oknum asal Malaysia, dalam langgam bahasa Melayu. Tentu saja, menurut saya sang oknum sedang “sakit jiwa”nya. Dan mestinya saat ini oknum tersebut sedang di rawat di Rumah Sakit Jiwa di Kuala Lumpur.

Halaman Koran Slank tak ingin saya kotori dengan sampah yang ditulis oleh oknum tersebut dan sengaja menyebarkan di dunia maya agar menjadi perhatian khalayak. Tapi biar tak penasaran teks Indonesia Raya yang diplesetin itu bisa dilihat pada alamat : http://www.topix.com/forum/world/malaysia/TK0OAT9ICE7KMU4V/p61#lastPost

Jelas, oknum itu tak tahu, tak mengerti dan tak memahami spirit yang terkandung di balik sebuah lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sebuah bangsa yang berjuang berpeluh-keringat, berdarah-darah, bahkan merenggang nyawa, selama 3,5 abad. Meskipun akhirnya saya bisa memahami itu, kemudian mencoba menyenangkan hati kita, bahwa yang terhina dalam plesetan lagu Indonesia Raya itu aníllala textual semata. Yang di otak-atik aníllala tilisan semata. Tapi sesungguhnya oknum itu tidak merubah apa-apa kecuali teks.

Andai penulis plesetan sampah itu adalah benar warga Malaysia, ada baiknya pemerintah Malaysia mulai memikirkan untuk membangun jiwa warganya yang sakit itu. Caranya sederhana, hafalkan saja lagu Indonesia Raya dengan baik dan benar, lalu senandungkan dengan sepenuh hati. Niscaya, sakit jiwa warganya bisa sembuh, karena spirit lagu Indonesia Raya adalah ajakan untuk membangun raga sekaligus jiwa manusia.

Yeaaah…DPR-RI boleh lupa menyanyikan lagu Indonesia Raya. Oknum Malaysia boleh memplesetkan teks Indonesia Raya. Anak muda Indonesia boleh tidak mendengarkan lagu Indonesia Raya di kamar dan di mobil mereka. Cokelat boleh di tolak untuk menyanyikan ulang lagu Indonesia Raya.

Tapi, lagu Indonesia Raya tak kan pernah punah. Karena lagu kebangsaan itu memiliki spirit yang tetap subur di sanubari rakyat INDONESIA.

“Indonesia Raya Merdeka Merdeka, Hiduplah Indonesia Raya”       
Sumber : By Buddy Ace – Koran SLANK edisi 78/Sep-Okt 2009

Pesan Dalam Botol - Mulai Apa Adanya

Pesan Dalam Botol

Mulai Apa Adanya

Suatu hari, seorang familiku yang masih muda ditawari buka usaha Warnet. Wah, dia semangat..! Ini dia kesempatan yang dia tunggu-tunggu sekian lama.

“Berapa modalnya?” Tanya sang anak muda.
“Lima puluh juta. Cukup kan? kata sang pemilik modal.
“Wah, ga cukup ! Buat sewa tempat aja udah berapa ? belum buat beli komputer, meja, kursi….” sahut familiku.

Lima puluh juta memang nggak cukup. Soalnya teman2nya buka usaha Warnet dengan modal  seratus juta ke atas.

Dan inilah masalahnya…….
familiku  ternyata lama bergaul dengan anak2 orang tajir yang duitnya seolah nggak terbatas. Jadi, dia berkaca pake cermin anak orang kaya. Lupalah dia sama cerminnya sendiri : Milik keluarga biasa…

Alhasil, rencana usaha Warnet itu terpaksa ditunda. mungkin menunggu sampai duit terkumpul sekitar seratus juta.

Kapan duit sebesar itu bisa terkumpul ? Bisa jadi tahun depan atau dua tahun lagi atau, malah nggak pernah terkumpul, karena duitnya terpaksa dipake buat keperluan lain yang lebih mendesak….

Kata orang, peluang itu datang tanpa salam, lalu pergi tanpa pamit.

Dengan menunggu tambahan modal, familiku itu sudah menyia2kan sebuah peluang yang Belum tentu bakal datang lagi.

Kalo aja dia sedikit kreatif ( dan sedikit ngurangin gaya hidup manja ala anak orang kaya ) tentu dia akan mengubah gaya pandangnya. Dia nggak perlu nunggu tambahan modal. Yang dia pikirin adalah : Apa yang bisa diperbuat dengan modal lima puluh juta ?
Dengan cara berpikir seperti itu, dia nggak bakal nyari ruko ditempat rame yang sewanya selangit. Dia akan nyari tempat agak terpencil yang warganya juga butuh akses internet. Dengan begitu, dia bisa sewa tempat yang lebih murah, tapi peluang pasarnya nggak kalah bagusnya.

Supaya lebih ngirit lagi, mungkin dia mau “gerilya”. Cari info sana-sini, barangkali ada yang mau ngelelang meja, kursi, dan komputer dengan harga murah.

Pendeknya, dia akan berusaha sebisanya supaya dia bisa memulai usaha Warnet dengan modal yang ada. Dan, kalo usahanya itu berhasil, dalam dua tahun dia bisa buka cabang lagi. Dari modal lima puluh juta, dia bisa kembangin usaha yang bernilai ratusan juta…

Ada jutaan anak muda yang bermimpi tentang keadaan yang lebih nyaman dan lebih baik. Sayangnya, mereka membangun mimpi itu dengan mimpi yang lain lagi. Mereka berkhayal, “coba ada yang mau minjemin modal sekian ratus juta…tentunya gw bisa buka usaha anu yang prospeknya lebih cerah…”

Tapi ada segelintir anak muda  yang nggak mau sekedar bermimpi. Mereka langsung memulai “perjalanan kearah dunia impian”. Dan mereka nggak keberatan memulai dari bawah sekali.

Ada yang mulai dari jadi kuli bangunan. Ada yang jadi kenek bus kota dulu. Ada yang merintis kariernya jadi OB. Ada yang langsung terjun menjadi pemulung. Atau jualan cabe dipasar.

Dan aku kenal beberapa dari mereka. Aku tahu waktu mereka memulai. Akupun tahu mereka Semarang : Jadi pengusaha berkantong luar biasa tebal—persis seperti mimpi mereka dimasa muda.

Mungkin bukan duit yang kita cari. Barangkali kita lebih suka jadi musisi sekelas SLANK. Mungkin juga kita mau jadi atlet Hebat. Atau jadi guru TK yang banyak mencetak calon pemimpin…

Masalahnya bukan apa mimpi kita. Masalahnya adalah : Apakah kita mau memulainya ? Dengan apa adanya, dan bukan dengan “apa yang harus ada”
Sumber : By Biko Sabri – Koran2an SLANK


Senin, November 22, 2010

My LOVELY Grandparent

My LOVELY
Grandparents

Sebagai ortu-nya papa dan mama kita, sudah pasti kakek-nenek adalah sesepuh yang harus kita hormati. Dalam kehidupan sehari-hari, ternyata ada dua tipe hubungan dengan mereka, lho. Ada cucu yang bisa cocok bahkan lebih dekat dengan kakek dan neneknya dibandingkan dengan ortu sendiri. Ada juga yang menjaga jarak. Well….masing-masing punya untung-ruginya sendiri sih.


Susah Akrab
Karena beda usia dan zaman, kita merasa ga bisa nyambung sama kakek-nenek, Sering kali kita menganggap mereka terlalu kolot atau cerewet sehingga untuk ketemu saja rasanya malas banget.

Untungnya :
v     Bisa bebas dari kegiatan membosankan seperti menemani mereka ngobrol atau jalan-jalan.
v     Nggak merasa wajib mengikuti semua nasehat kakek-nenek
v     Nggak perlu khawatir akan ketularan jadi kolot dan ketinggalan zaman karena terlalu sering menghabiskan waktu bersama kakek-nenek.

Ruginya :
v     Kita kehilangan kesempatan untuk menjadi cucu yang baik dan mendapatkan kasih sayang dari kakek-nenek.
v     Kita sering mengabaikan nasehat kakek-nenek yang sebenarnya Sangat berguna karena mereka lebih berpengalaman dalam hidup daripada kita.
v     Kita nggak bisa menanyakan tentang sejarah kenakalan mama-papa kita waktu kecil atau remaja dulu.
v     Kita nggak akan mendapatkan dukungan dari kakek-nenek saat lagi dimarahi ortu. Padahal mereka bisa menjadi pembela yang handal karena ortu kita Sangat hormat pada mereka.


Akrab Banget
Kita dan kakek-nenek dekat banget bagaikan teman saja. Menghabiskan waktu bersama mereka adalah saat yang sangat menyenangkan sehingga kita selalu kangen sama mereka meskipun baru sebentar berpisah.

Untungnya :
v     Kita selalu selamat dari amarah papa-mama kalau bersama kakek-nenek karena perlindungan mereka sulit ditembus ortu.
v     Kakek dan nenek berusaha sebisa mungkin mengabulkan semua keinginan kita. Bahkan mungkin ortu kita sendiri nggak sebaik itu.
v     Sebagai cucu kesayangan, perlakuan mereka ke kita selalu spesial. Saat berkunjung kesana sudah pasti disambut dengan makanan lezat, hadiah dan service yang lengkap.
v     Kita bisa relajar banyak dari pengetahuan, pengalaman dan nasehat yang diberikan kakek-nenek unuk menjalani hidup.
v   Dekat dengan kakek-nenek artinya dekat juga dengan anggota keluarga lain seperti om-tante dan para sepupu. jadi, hubungan kita dengan keluarga pun makin erat.

Ruginya :
v     Kalau terlalu memanfaatkan kebaikan dan perlindungan kakek-nenek, kita bisa menjadi anak yang Sangat manja.
v     Menjadi cucu kesayangan yang selalu diperlakukan spesial rawan bikini sepupu kita jadi iri.
v     Terlalu sering menghabiskan waktu dengan kakek-nenek juga bisa bikini kita kehilangan waktu bersama teman, pacar dan bahkan ortu sendiri.

So……Jika kita bandingkan ternyata akrab dengan kakek-nenek lebih banyak untungnya. jadi, nggak ada salahnya kita berusaha dekat dengan mereka. Selama kita tidak memanfaatkan kebaikan mereka, menjadi akrab dan berbakti dengan kakek-nenek akan memberikan dampak positif bagi kita.



Sumber : Majalah GADIS

UPS Montero - Solusi Listrik Padam

UPS MONTERO
Solusi Listrik Padam

Listrik sering padam? Tegangan listrik naik turun? UPS dan Stabilizer Montero solusinya. Alat ini mampu menyimpan daya listrik ketika padam hingga 45 menit, sehingga cukup bisa melakukan penyimpanan data yang sedang kita kerjakan.
Banyak macam type yang ditawarkan pada Montero UPS ini baik katagori UPS Offline atau UPS Online, UPS Montero ini sangat cocok digunakan untuk alat elektronik perkantoran (komputer, fax, dll), alat-alat laboratorium, mesin digital printing, serta alat perangkat elektronik lainnya. Mungkin kita tidak bisa membayangkan, betapa kesalnya ketika kita tengah melakukan sebuah pekerjaan penting yang sudah hampir selesai tiba-tiba aliran listrik di kantor maupun di rumah kita padam, padahal kita belum sempat menyimpan pekerjaan tersebut.
Dapat dibayangkan bagaimana perasaan kita pada saat itu. Untuk mencegah hal itu terjadi kita dapat melakukan pengaturan pada program yang tengah kita jalankan untuk melakukan penyimpanan otomatis secara berkala atau menyambungkan perangkat komputer kita ke alat UPS Montero.
Untuk mengetahui alat ini, perlu diketahui terlebih dahulu apa definisi dan fungsi UPS. UPS (Uninterruptible Power Suplly) adalah perangkat yang memasok daya listrik dari sumber utama dalam hal ini adalah PLN.
Dengan terputusnya aliran listrik secara tiba-tiba selain kemungkinan kehilangan data yang Sangat berharga ada kemungkinan lain yakni kerusakan beberapa komponen komputer  atau alat elektronik lainnya. UPS tidak dapat digunakan sebagai pemasok daya utama dan hanya boleh digunakan untuk menyimpan data apapun yang sedang kita kerjakan saat itu dan melakukan shut down komputer pada saat aliran listrik utama terputus.
UPS dapat menyediakan pasokan listrik cadangan pada saat kita butuhkan karena mempunyai kemampuan menyimpan listrik dalam baterai yang terdapat didalamnya. Komponen utama dari sebuah UPS adalah Inverter dari DC ke AC dan baterai untuk menyimpan cadangan daya.
UPS Montero (Online) sudah dilengkapi sebuah perangkat lunak yang akan secara otomatis mengatur penyimpanan data serta melakukan proses shutdown pada komputer bila suatu saat arus listrik dari pemasok utama terputus.
Manfaat lain yang diberikan UPS Montero (Online dan Offline) adalah menjaga kualitas pasokan listrik (include AVR atau stabilizer)  ke komputer dengan nilai pasokan tegangan listrik yang stabil, karena pasokan listrik dengan tegangan yang selalu berubah (naik turun) berpotensial menimbulkan kerusakan pada komponen komputer atau perangkat elektronik lainnya yang peka. Faktanya adalah bahwa 45,3% dari semua jenis kerusakan komputer terjadi disebabkan oleh gangguan listrik.   


Sumber : Seputar Digital Life - Koran SINDO

Minggu, November 21, 2010

Pengawasan

BAB XIII
PENGAWASAN


Pengawasan diciptakan karena terlalu banyak kasus di suatu organisasi yang tidak dapat terselesaikan seluruhnya karena tidak ditepatinya waktu penyelesaian (deadline), anggaran yang berlebihan, dan kegiatan lain yang menyimpang dari rencana semula. Pengawasan merupakan suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan tujuan dengan tujuan-tujuan perencanaan, merancang system informasi umpan balik, membandingkan kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya, menentukan dan mengukur penyimpangan-penyimpangan serta mengambil tindakan koreksi yang diperlukan. Langkah awal suatu pengawasan sebenarnya adalah perencanaan dan penetapan tujuan berdasarkan pada standar atau sasaran.

PENGERTIAN PENGAWASAN

Pengawasan bisa didefinisikan sebagai suatu usaha sistematis oleh manajemen bisnis untuk membandingkan kinerja standar, rencana, atau tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu untuk menentukan apakah kinerja sejalan dengan standar tersebut dan untuk mengambil tindakan penyembuhan yang diperlukan dan melihat bahwa sumber daya manusia digunakan dengan seefektif dan seefisien mungkin didalam mencapai tujuan.
Pengawasan dapat disebut juga sebagai evaluating appraising atau correcting. Pengertian pengawasan yaitu proses penjamin pencapaian tujuan organisasi. Jadi disini ada kaitan yang erat antara pengawasan dan perencanaan. Ada beberapa tokoh dan ahli yang mendefinisikan arti dari pengawasan, diantaranya :
v     Robert J. Mockler pengawasan yaitu usaha sistematik menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan perencanaan, merancang sistem informasi umpan balik, membandingkan kegiatan nyata dengan standar, menentukan dan mengukur deviasi-deviasi dan mengambil tindakan koreksi yang menjamin bahwa semua sumber daya yang dimiliki telah dipergunakan dengan efektif dan efisien.
v     George R. Tery (2006:395) mengartikan pengawasan sebagai mendeterminasi apa yang telah dilaksanakan, maksudnya mengevaluasi prestasi kerja dan apabila perlu, menerapkan tidankan-tindakan korektif sehingga hasil pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
v     Robbin (dalam Sugandha, 1999 : 150) menyatakan pengawasan itu merupakan suatu proses aktivitas yang sangat mendasar, sehingga membutuhkan seorang manajer untuk menjalankan tugas dan pekerjaan organisasi.
v     Kertonegoro (1998 : 163) menyatakan pengawasan itu adalah proses melaui manajer berusaha memperoleh kayakinan bahwa kegiatan yang dilakukan sesuai dengan perencanaannya.
v     Terry (dalam Sujamto, 1986 : 17) menyatakan Pengawasan adalah untuk menentukan apa yang telah dicapai, mengadakan evaluasi atasannya, dan mengambil tindakan-tidakan korektif bila diperlukan untuk menjamin agar hasilnya sesuai dengan rencana.
v     Dale (dalam Winardi, 2000:224) dikatakan bahwa pengawasan tidak hanya melihat sesuatu dengan seksama dan melaporkan hasil kegiatan mengawasi, tetapi juga mengandung arti memperbaiki dan meluruskannya sehingga mencapai tujuan yang sesuai dengan apa yang direncanakan.
v     Admosudirdjo (dalam Febriani, 2005:11) mengatakan bahwa pada pokoknya pengawasan adalah keseluruhan daripada kegiatan yang membandingkan atau mengukur apa yang sedang atau sudah dilaksanakan dengan kriteria, norma-norma, standar atau rencana-rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.
v     Siagian (1990:107) menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan pengawasan adalah proses pengamatan daripada pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi untuk menjamin agar supaya semua pekerjaan yang sedang dilakukan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya.
           

TIPE-TIPE PENGAWASAN

1.      Pengawasan Pendahuluan (feeforward control, steering controls)
Dirancang untuk mengantisipasi penyimpangan standar dan memungkinkan koreksi dibuat sebelum kegiatan terselesaikan. Pengawasan ini akan efektif bila manajer dapat menemukan informasi yang akurat dan tepat waktu tentang perubahan yang terjadi atau perkembangan tujuan.
2.      Pengawasan Concurrent (concurrent control)
Yaitu pengawasan “Ya-Tidak”, dimana suatu aspek dari prosedur harus memenuhi syarat yang ditentukan sebelum kegiatan dilakukan guna menjamin ketepatan pelaksanaan kegiatan.
3.      Pengawasan Umpan Balik (feedback control, past-action controls)
      Yaitu mengukur hasil suatu kegiatan yang telah dilaksanakan, guna mengukur penyimpangan yang mungkin terjadi atau tidak sesuai dengan standar.


TAHAP-TAHAP PROSES PENGAWASAN

1.      Tahap Penetapan Standar
Tujuannya adalah sebagai sasaran, kuota, dan target pelaksanaan kegiatan yang digunakan sebagai patokan dalam pengambilan keputusan. Bentuk standar yang umum yaitu :
v     Standar phisik
v     Standar moneter
v     Standar waktu
2.      Tahap Penentuan Pengukuran Pelaksanaan Kegiatan
Digunakan sebagai dasar atas pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara tepat.
3.      Tahap Pengukuran Pelaksanaan Kegiatan
Beberapa proses yang berulang-ulang dan kontinue, yang berupa atas, pengamatan, laporan, metode, pengujian, dan sampel.
4.      Tahap Pembandingan Pelaksanaan dengan Standar dan Analisa Penyimpangan
      Digunakan untuk mengetahui penyebab terjadinya penyimpangan dan menganalisanya mengapa bisa terjadi demikian, juga digunakan sebagai alat pengambilan keputusan bagai manajer.
5.      Tahap Pengambilan Tindakan Koreksi
Bila diketahui dalam pelaksanaannya terjadi penyimpangan, dimana perlu ada perbaikan dalam pelaksanaan.


PENTINGNYA PENGAWASAN

Suatu prganisasi akan berjalan terus dan semakin komplek dari waktu ke waktu, banyaknya orang yang berbuat kesalahan dan guna mengevaluasi atas hasil kegiatan yang telah dilakukan, inilah yang membuat fungsi pengawasan semakin penting dalam setiap organisasi. Tanpa adanya pengawasan yang baik tentunya akan menghasilkan tujuan yang kurang memuaskan, baik bagi organisasinya itu sendiri maupun bagi para pekerjanya.

Ada beberapa alasan mengapa pengawasan itu penting, diantaranya :
v     Perubahan lingkungan organisasi
Berbagai perubahan lingkungan organisasi terjadi terus-menerus dan tak dapat dihindari, seperti munculnya inovasi produk dan pesaing baru, diketemukannya bahan baku baru dsb. Melalui fungsi pengawasannya manajer mendeteksi perubahan yang berpengaruh pada barang dan jasa organisasi sehingga mampu menghadapi tantangan atau memanfaatkan kesempatan yang diciptakan perubahan yang terjadi.
v     Peningkatan kompleksitas organisasi
Semakin besar organisasi, makin memerlukan pengawasan yang lebih formal dan hati-hati. Berbagai jenis produk harus diawasi untuk menjamin kualitas dan profitabilitas tetap terjaga. Semuanya memerlukan pelaksanaan fungsi pengawasan dengan lebih efisien dan efektif.
v     Meminimalisasikan tingginya kesalahan-kesalahan
Bila para bawahan tidak membuat kesalahan, manajer dapat secara sederhana melakukan fungsi pengawasan. Tetapi kebanyakan anggota organisasi sering membuat kesalahan. Sistem pengawasan memungkinkan manajer mendeteksi kesalahan tersebut sebelum menjadi kritis.
 v     Kebutuhan manager untuk mendelegasikan wewenang
Bila manajer mendelegasikan wewenang kepada bawahannya tanggung jawab atasan itu sendiri tidak berkurang. Satu-satunya cara manajer dapat menen-tukan apakah bawahan telah melakukan tugasnya adalah dengan mengimplementasikan sistem pengawasan.
v     Komunikasi
v     Menilai informasi dan mengambil tindakan koreksi
Langkah terakhir adalah pembandingan penunjuk dengan standar, penentuan apakah tindakan koreksi perlu diambil dan kemudian pengambilan tindakan.


PERANCANGAN PROSES PENGAWASAN

William H. Newman menetapkan prosedur sistem pengawasan, dimana dikemukakan lima jenis pendekatan, yaitu :

1.      Merumuskan hasil diinginkan, yang dihubungkan dengan individu yang melaksanakan.
2.     Menetapkan petunjuk, dengan tujuan untuk mengatasi dan memperbaiki penyimpangan sebelum kegiatan diselesaikan, yaitu dengan :
v     Pengukuran input.
v     Hasil pada tahap awal.
v     Gejala yang dihadapi.
v     Kondisi perubahan yang diasumsikan
3.      Menetapkan standar petunjuk dan hasil, dihubungkan dengan kondisi yang dihadapi.
4.      Menetapkan jaringan informasi dan umpan balik, dimana komunikasi pengawasan didasarkan pada prinsip manajemen by exception yaitu atasan diberi informasi bila terjadi penyimpangan dari standar.
5.      Menilai informasi dan mengambil tindakan koreksi, bila perlu suatu tindakan diganti.

BIDANG-BIDANG PENGAWASAN STRATEGIK

Bidang strategik yang dapat membuat organisasi secara keseluruhan mencapai sukses yaitu :
1.      Transaksi Keuangan
2.      Analisis Laporan Keuangan (Financial Statement Analysis)
3.      Manajemen Kas (Cash Management)
4.      Pengelolaan Biaya (Cost Control)
5.      Hubungan Manajer dan Bawahan. Hubungan antara manager dan bawahan juga harus baik dan terjaga. Sebisa mungkin ada hubungan 2 arah antara manager dan bawahan, bukan hubungan searah dimana manager terus-terusan memberi perintah kepada bawahan tanpa mau mendengar keluhan dan perasaan bawahannya. Bila ada hubungan harmonis seperti keluarga dalam suatu perusahaan maka akan tercipta team kerja yang solid dan kuat dalam menjalankan perusahaan.
6.      Operasi-operasi Produktif


ALAT BANTU PENGAWASAN MANAJERIAL

Alat-alat pengawasan yang paling dikenal dan paling umum yang banyak digunakan adalah :

1.      MANAGEMENT BY EXCEPTION ( MBE )

Management By Exception ( MBE ) atau Manajemen pengecualian adalah teknik pengawasan yang memungkinkan hanya penyimpangan kecil antara yang direncanakan dan kinerja aktual yang mendapatkan perhatian dari wirausahawan. Manajemen penegecualian didasarkan pada prinsip pengecualian, prinsip manajemen yang muncul paling awal pada literatur manajemen. Prinsip pengecualian menyatakan bahwa bawahan menangani semua persoalan rutin organisasional, sementara wirausahawan menangani persoalan organisasional non rutin atau diluar kebiasaan.

2.      MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM ( MIS )

MIS yaitu suatu metoda informal pengadaan dan penyediaan bagi manajemen, informasi yang diperlukan dengan akurat dan tepat waktu untuk membantu proses pembuatan keputusan dan memungkinkan fungsi-fungsi perencanaan, pengawasan dan operasional organisasi yang dilaksanakan secara efektif.

Tahap perancangan dari MIS yaitu :
v     Survai pendahuluan dan perumusan masalah.
v     Desain konsepsual.
v     Desain terperinci.
v     Implementasi akhir.

Agar MIS berjalan efektif maka harus memenuhi lima kriteria, yaitu :
v     Mengikut sertakan pemakai dalam tim perancangan.
v     Mempertimbangkan secara hati-hati biaya sistem.
v     Memperlakukan informasi yang relevan dan terseleksi.
v     Adanya pengujian pendahuluan.
v     Menyediakan latihan dan dokumentasi tertulis bagi para operator da pemakai sistem.

Kriteria utama MIS efektif yaitu :
v     Pengawasan terhadap kegiatan yang benar.
v     Tepat waktu dalam pemakaiannya.
v     Menekan biaya secara efektif.
v     Sistem yang digunakan harus tepat dan akurat.
v     Dapat diterima oleh yang bersangkutan

3.      ANALISA RASIO

Rasio adalah hubungan antara dua angka yang dihitung dengan membagi satu angka dengan angka lainnya. Analisa rasio adalah proses menghasilkan informasi yang meringkas posisi financial dari organisasi dengan menghitung rasio yang didasarkan pada berbagai ukuran finansial yang muncul pada neraca rugi-laba organisasi.

4.      PENGANGGARAN

Anggaran dalam organisasi ialah rencana keuangan yang menguraikan bagaimana dana pada periode waktu tertentu akan dibelanjakan maupun bagaimana dana tersebut akan diperoleh. Anggaran juga merupakan laporan resmi mengenai sumber-sumber keuangan yang telah disediakan untuk membiayai pelaksanaan aktivitas tertentu dalam kurun waktu yang ditetapkan. Disamping sebagai rencana keuangan, anggaran juga merupakan alat pengawasan.
Anggaran adalah bagian fundamental dari banyak program pengawasan organisasi. Pengawasan anggaran atau Budgetary Control itu sendiri merupakan suatu sistem sasaran yang telah ditetapkan dalam suatu anggaran untuk mengawasi kegiatan-kegiatan manajerial, dengan membandingkan pelaksanaan nyata dan pelaksanaan yang direncanakan.

KARAKTERISTIK-KARAKTERISTIK PENGAWASAN YANG EFEKTIF

Adapun karakteristik pengawasan yang efektif harus memenuhi :
1.      Ada unsur keakuratan, dimana data harus dapat dijadikan pedoman dan valid.
2.      Tepat waktu, yaitu dikumpulkan, disampaikan dan di evaluasi secara cepat dan tepat dimana kegiatan perbaikan perlu dilaksanakan.
3.      Objektif dan menyeluruh, dalam arti mudah dipahami.
4.      Terpusat, dengan memusatkan pada bidang-bidang penyimpangan yang paling sering terjadi.
5.      Realistik secara ekonomis, dimana biaya system pengawasan harus lebih rendah atau sama dengan kegunaan yang didapat.
6.      Realistik secara organizacional, yaitu cocok dengan kenyataan yang ada di organisasi.
7.      Terkoordinasi dengan aliran kerja, karena dapat menimbulkan sukses atau gagalnya operasi serta harus sampai pada karyawan yang memerlukannya.
8.      Fleksibel, harus dapat menyesuaikan dengan situasi yang dihadapi, sehingga tidak harus buat sistem baru bila terjadi perubahan kondisi.
9.      Sebagai petunjuk dan operasional, dimana harus dapat menunjukan debíais estándar sehingga dapat menentukan koreksi yang diambil.
10.  Diterima para anggota organisasi, mampu mengarahkan pelaksanaan verja anggota organisasi dengan mendorong perasaan ekonomi, tanggung jawab dan prestasi. 


Referensi :
v      Mohammad Abdul Mukhyi dan Iman Hadi Saputro, Manajemen Umum, Seri Diktat Kuliah, Penerbit Gunadarma, Edisi pertama cetakan kedua 1995.