PeACe a LonG Day.....PeACe A LoNG Day....PeACe a LonG Day

Rabu, November 24, 2010

Pesan Dalam Botol - TAKHAYUL

Pesan Dalam Botol

TAKHAYUL

P
emilihan calon gubernur Jakarta akan dimulai. Calonnya ada dua. Waktu diundi, Adang Darajatun dapat nomor urut 1, Fauzi Bowo nomor urut 2.
Yah, ga ada yang istimewa. Calonnya cuma dua. Ya wajar aja kalo yang satu dapat nomor 1, dan yang lain dapat nomor 2.

Yang istimewa itu omongan anggota tim suksesnya Fauzi Bowo. Dia bilang begini, “Itu pertanda baik yang dikirim Tuhan. Soalnya, angka satu itu berarti suka main tunjuk orang. Angka dua itu berarti mau berbagi, angka satu itu berarti mau jalan sendiri”.

Alamak….! Apa hubungannya nomor urut 2 dengan restu Tuhan…??? Lancang betul itu orang, menghubungkan Tuhan dengan nomor urut…( jangan salah paham. Aku bukan pendukung si Adang. Bagiku, Adang atau Fauzy berarti sama saja : jangan berharap apa-apa ! Siapapun yang terpilih, artinya Cuma satu : Sutiyoso diganti. Dan hidup kita sama aja susahnya ! )

Takhayul memang hidup subur di antara kita. Berikut ini contohnya :
Kalo orang mau kawin, misalnya mesti dicari hari dan tanggal baik. Kalo nggak, bisa celaka itu pasangan !
Ada lagi yang bilang : Jangan bikin acara di hari selasa. Soalnya, itu hari ketika Tuhan menciptakan binatang. Klo ngotot juga, bisa-bisa acara kita bakal berbuntut celaka…..
Ada lagi orang yang ngotot, rumahnya harus menghadap ke barat. Klo ditanya, dia akan bilang itu menurut agama.

Dulu, waktu mau kawin, aku dilarang keluar rumah. Itu pamali, katanya. Lantas aku Tanya, apa dasarnya ? Katanya, itu sudah kebiasaan dari nenek moyang kita. Ada lagi yang nambahin, klo ngotot keluar terus mati, gimana ? Aku bilang, kalo aku mati, berarti perkawinannya batal. ( jangan kaget kalo muka orang-orang langsung ditekuk gara-gara omonganku itu….)

Yang bikin repot, takhayul sering dihubungkan dengan hal-hal gaib. Nah, ini yang sering bikin kita mati kutu. Gimana buktiin sesuatu yang gaib, padahal wujudnya gaib alias nggak bisa dilihat ?
Setiap agama pasti ngajarin kita untuk percaya hal-hal yang gaib. tapi, berani taruhan, gaib versi agama jelas berbeda dengan gaib versi takhayul.
Hasilnya juga pasti beda : percaya sama hal gaib versi agama bikin kita jadi manusia yang baik. Sedangkan versi takhayul cuma bikin kita jadi manusia bego.


D
ulu, ada seorang resi bijak menulis pesan, lantas dimasukin ke dalam botol, trus dilempar ke kali Porong.
Pas Lapindo menyebar lumpur, botol itu hilang. Tiba-tiba dia muncul di dekat seorang warga yang gak mau pindah biarpun rumahnya hilang ditelan lumpur.
Sang warga lantas membuka botol itu, lalu komat-kamit baca isinya :
“Takhayul Cuma membebani langkahmu. Kalau mau maju, buang jauh-jauh takhayul itu. Kalau tidak, langkahmu bakal berat, serasa melangkah di atas kubangan Lumpur….”
Sumber : By Biko Sabri – Koran SLANK edisi 56 ( Agust-Sept 2009 )



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar