PeACe a LonG Day.....PeACe A LoNG Day....PeACe a LonG Day

Minggu, November 28, 2010

Musik - The Beatles "Full musik dan sensasi dari Liverpool"

MUSiK

The Beatles
Full Musik dan Sensasi dari Liverpool

Band asal Liverpool, Inggris ini ngeluarin debut albumnya pada tahun 1963. Sampai akhirnya The Beatles resmi bubar setelah Paul McCartney mengumumkannya tanggal 10 April 1970. Sebelum pernyataan Paul tersebut, ia dan John udah bikin statement resmi cabut dari The Beatles. John saat itu lagi ikut tour dengan Plastic Ono Band di Toronto, Kanada. John duluan yang ngumumin pada tanggal 13 September 1969. Paul menyusul pada pertengahan Februari 1970. Puncaknya pada 10 April 1970.

Tergolong singkat perjalanan The Beatles. Namun pengaruh yang mereka tinggalkan masih terasa sampai sekarang. The Black jack, cikal bakal The Beatles yang terbentuk pada tahun 1957. Sepuluh kali ganti nama sampai akhirnya pakai nama The beatles sejak 16 Agustus 1960. Walau belum memiliki album, namun band ini udah main sampai ke Jerman, tepatnya di kota Hamburg. Saat itu Stuart Sutcliffe masih main bass dan Pete Best pada drum.

22 Maret 1963, debut album band dengan personil John Lennon, Paul Mccartney, George Harrison, dan Ringgo Starr ini dirilis dibawah label Parlophone Record, anak perusahaan EMI. Produser George Martin tertarik dengan lagu The Beatles yang di dengerin lewat demo tape yang dibawa Brian Epstein ( Manajer The Beatles sejak 1960-1967) pada bulan Februari 1962.

John cs ngerekam album pertamanya hanya sehari di di studio Abbey Road, London, mulai jam 10 pagi dan selesai jam 11 malam, pada tanggal 11 Februari 1963. Album bertitel “Please Please Me” ini memuat dua single pertama mereka, ‘Love Me Do’ / ‘P S I Love You’ dan ‘Please Please me / Ask me Why’ .

Di anugerahi tampang keren, setelan jas membalut tubuh mereka dan potongan rambut poni alias moptop, bikin The Beatles mulai tebar pesona. Cewek-cewek menjerit histeris kalau melihat mereka.

Sebulan sebelum album “With The Beatles” rilis November 1963, John cs pulang dari tour pertama mereka keluar negeri yaitu Swedia. Ribuan fans udah nunggu di London Airport untuk nyambut mereka. Jeritan ribuan fans katanya mengalahkan suara mesin jet pesawat.

Sejak saat itu muncul sebutan Airport Reception yang jadi tradisi. setiap The Beatles mau berangkat atau tiba, pasti ribuan fans hadir. Lagu-lagu The Beatles juga selalu diputar mengiringi mereka. Ini terjadi di semua bandara di seluruh Inggris. Wabah beatle Mania melanda dunia, termasuk Indonesia. Pemerintah orde lama yang berkuasa saat itu sampai ngeluarin larangan kepada anak muda agar jangan ngikutin gaya rambut personil The Beatles.

Sejak tahun 1963 sampai 1965, The Beatles ngeluarin dua album dalam setahun. Bulan Maret dan November 1960 muncul album “Please Please Me” dan “With The Beatles”. Juli dan Desember 1964 keluar album “A Hard Days Night” dan “Beatles For Sale”. “Help!” dan “Rubber Soul” (Agustus dan Desember 1965).

Sejak album “Revolver” (Agustus 1966), tradisi dua album setahun kembali berlanjut dengan album “sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club” (Juni 1967) dan “Magical Mysteri tour” (November 1967, rilis di Amerika Serikat). Di Inggris sendiri, album “Magical Mysteri Tour” baru dirilis November 1976.

Bukan karena produktifitas musikal yang gila-gilaan, kalo The Beatles selalu ngeluarin album dalam rentang waktu yang berdekatan antar album. mereka juga selalu menghadirkan sesuatu yang baru di albumnya. Bahkan menjadi inspirasi bagi group band lain. Misalnya lagu ‘Paint In Black’ milik Rolling Stones dan ‘Black Is Black’ dari Los Bravos dianggap terinspirasi dari lagu ‘Baby’s In Black’ dari album “beatles For Sale”. george Harrison juga permainan volume dan tone buat menghasilkan efek di lagu ‘I Need You’ dari album “Help”.

Di album “Rubber Soul”, The Beatles banyak bereksperimen dengan instrument musik baru. Dari lirik, sound dan aransemen, banyak perubahan di album ini, beda dengan album-album terdahulunya. George Harrison bermain sitar (alat musik India) di lagu ‘Norwegian Wood’.

Hal tersebut terus berlanjut. Album “Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club” hadir dengan ide-ide orisinal. Bukan hanya lirik dan musik, tapi juga cover album hasil desain Peter Blake mungkin. Mungkin saking pengen orisinal, sampai bunyi pluit anjing turut dimasukkan di bagian akhir album ini. Sayangnya Cuma anjing aja yang bisa ngedengernya.

November 1968, The Beatles ngeluarin album “The Beatles / The White Album”. Eric Clapton main lead gitar di lagu ‘While My Guitar Gently Weeps”. Total 30 lagu terdapat di album ini dan semua personil nyumbang lagu.

Tapi di album ini juga kekompakan personil The Béatles mulai rapuh. Berawal dari kematian Brian Epstein, 28 Agustus 1967, personil The Béatles kemudian ngumpul di rumah Paul McCartney. Timbul beda pendapat antara John dan Paul ketika membahas pembuatan film Magical Mysteri Tour. Sejak saat itu John dan Paul mulai tak akur.

Kehadiran Yoko Ono, pacar baru John di studio saat The Beatles rekaman, menambah keruh suasana album “The Beatles / The White Album”. sebelumnya para personil The Beatles udah sepakat nggak mau ngajak istri atau pacar mereka kalo lagi rekaman. Ringgo Starr sampai nggak nongol di studio selama 2 minggu waktu rekaman album tersebut karena cara kerja temen-temennya udah individualis.

Biar udah rada nggak kompak dan masing-masing sibuk dengan proyek solo, mereka masih merilis album baru, “Yellow Submarine” (Januari 1969). Sejak album “The Beatles / The White Album”, dirilis dibawah label Apple records, perusahaan milik The Beatles yang didirikan akhir tahun 1967.

Album “Yellow Submarine” sendiri di satu sisi hanya berisi musik orkestra yang digunakan di film kartun dengan judul yang sama. Album ketiga The Beatles “A Hard Day’s Night” juga dijadikan soundtrack film dengan judul yang sama.

Memasuki tahun 1969, kondisi The Beatles makin buruk. Para personil band yang dianugerahi gelar kebangsawanan Member of british Empire oleh Ratui Elizabeth ini mulai sibuk dengan kegiatan diluar band. Paul bersolo karir. John dan George Harrison juga sama. Uniknya, justru Ringgo Starr yang ikut ngebantuin ketiga rekannya bikin album solo dengan ngisi drum. Ringgo juga mulai mencoba dunia acting. John Lennon menjadi aktivis perdamaian. Bahkan ia memprotes keterlibatan Inggris, negerinya sendiri, dalam perang saudara di Nigeria. Dia sampai ngebatalin gelar kebangsawanannya, November 1969.

Kembali soal album, The Beatles masih ngerjain materi album baru. yang pertama album “Let It be”. Album ini duluan dikerjain, tapi rilisnya setelah album “Abbey Road” (September 1969). sementara album “Let It Be” rilis Mei 1970.

namun studio Abbey Road dipake untuk nama album pertama The Beatles yang diproses secara stereo. Dalam proses pengerjaannya sendiri masing-masing personil saling cuek. Paul mcCartney ambil porsi Ringgo dengan ngisi drum tanpa ngomong dulu ke Ringgo Starr. Makanya di bulan Agustus 1969, Ringgo ngomong terus terang di media kalau dia ngerasa udah nggak asyik lagi di The Beatles. George Harrison juga nggak mau bareng Paul di dalam studio waktu ngerjain album ini.

Dua sisi album ini hadir dalam konsep yang berbeda. Ini karena John dan Paul ngotot bikin album dengan gaya masing-masing. John pengen rock n’roll, sementara Paul ngotot gaya opera. Foto di cover album tersebut mengambil lokasi jalan di depan studio tersebut. ‘Come Together’ dan ‘Here Comes The Sun’ adalah dua lagu yang jadi hits di album “Abbey Road”.

George Harrison menyatakan mundur dari The Beatles saat pengerjaan album “Let It be”, tahun 1969. sehingga album tersebut tertunda. Masalahnya karena konsep album yang berbeda dengan konsepnya McCartney. Untung aja beberapa hari kemudian George mau gabung lagi dan album “Let It Be” beres.

“Let It Be” baru dirilis Mei 1970. “Let It Be”, ‘The Long and Winding Road’ dan ‘Get Back’ adalah beberapa nomor andalan dari album yang proses rekamannya bertempat di atap kantor Apple Records, London. menghadirkan 35 pemain orkestra dan 14 orang paduan suara di lagu ‘Across The Universe’ dan ‘The Long and Winding Road’.

Album-album yang ditulis diatas nggak termasuk album kompilasi yang banyak beredar setelah The Beatles bubar. Sementara para personil The Beatles bersolo karir dan tercatat sukses. Paul McCartney bikin band baru namanya Wings, Agustus 1971. Salah satu personilnya adalah Linda, istri McCartney. Single dari Wings ‘Live and Let Die’ jadi theme song film James Bond dengan judul yang sama. Oleh Guns N’Roses lagu tersebut di daur ulang dan masuk di album “Use Your Illusion I”.

John Lennon jalan bareng Plastic Ono band. tembang-tembang solonya yang terkenal diantaranya ‘Imagine’, ‘Give Peace a Chance’, ‘Instant Karma’, dan ‘Cold Turkey’ semakin mengaskan posisinya sebagai aktivis perdamaian. George Harrison bersolo karir menghadirkan “All Things Must Pass” (1970) yang jadi album terlaris di Inggris dengan single andalan ‘My Sweet Lord’. Ia juga ikut ngebantuin John Lennon waktu bikin album “Imagine”. Ringgo Starr juga ngerilis album solonya “Sentimental Journey”, Maret 1970 sebulan sebelum The Beatles resmi dinyatakan bubar.

SENSASI THE BEATLES

Sekitar 200 ribu fans membuat antrean sepanjang 16 kilometer di depan London Pavillion. Di tempat ini dilakukan pemutaran perdana film A Hard Day’s Night, 6 Juli 1964.

Apapun yang pernah bersentuhan dengan personil The Beatles bisa menjadi sangat berharga. Contohnya seprei bekas tidur personil The Beatles di sebuah hotel, laku dijual setelah sebelumnya dipotong menjadi bagian-bagian kecil.

Apapun yang dilakukan oleh personil The Beatles bisa menjadi berita besar. Pernah Paul McCartney kena flu dan konser mereka terancam batal. sejumlah massa bikin tabloid yang diterbitkan setiap jam yang memberitakan perkembangan kesehatan personil The Beatles.

The Who, salah satu band besar, pernah menjadi opening act konser The Beatles yang berlangsung di Blackpool Opera house, 19 Agustus 1964. Saat itu The Who masih pake nama The high Numbers.

Ada saja ulah fans yang nekad, contohnya ketika seorang cewek sengaja loncat dari atap gedung Seattle Coliseum, tempat The Beatles konser 12 Agustus 1964. Cewek tersebut jatuh di kaki Ringgo Starr.

Album-album The Beatles pernah dibakar. Ini dipicu oleh pernyataan John Lennon yang bilang The Beatles lebih popular dari Yesus. Komentar tersebut dikeluarkannya saat wawancara dengan sebuah media di Inggris, 4 Maret 1966. Untung saja John Lennon mau meminta maaf atas komentarnya tersebut.

The Beatles terakhir kali ngegelar konser dengan formasi lengkap pada tanggal 30 Januari 1970. Konser live tersebut bertempat di atap studio Apple, London. Tiga bulan kemudian band ini resmi dinyatakan bubar.

Setelah menjalani karir masing-masing dan sukses, dunia kembali dikejutkan dengan berita tragis. John Lennon tewas ditembak oleh Mark David Chapman dengan lima butir peluru bersarang di tubuhnya pada tanggal 8 Desember 1980. John ditembak di depan apartemen Dakota, tempat dimana ia tinggal di Amerika. Sempat dibawa ke RS Roosevelt Hospital, tapi sayang nyawanya nggak tertolong.

The Beatles sempet reuni di tahun 1995. Rencana ini udah kedengeran sejak awal 90-an. Reuni Paul McCartney, George Harrison, Ringgo Starr dan Julian Lennon (putra John Lennon dari istri pertamanya, Cynthia Powell ) ini menghasilkan single “Free As Bird”.

29 November 2001, George Harrison meninggal dunia. Padahal saat itu ia sedang mengerjakan solo album terbarunya. Akhirnya Dhani, putranya yang menyelesaikan proses rekaman album tersebut dan dirilis 18 November 2002 dengan title “Brainwashed”.

Biarpun band ini bubar di tahun 1970, pengaruhnya masih terasa sampai sekarang. Album-album kompilasinya masih laku. The Beatles pantas disebut  sebagai band paling sukses yang pernah ada. Apa pun yang berhubungan dengan The Beatles pasti laku.  

   Sumber : By Iwan Bunaken - Koran SLANK edisi 57/Sept - Okt 2007
http://alvinlabsky.blogspot.com/2009/11/diskografi-beatles.html


 DISKOGRAFI

Please Please Me (#1 UK)Platinum
Label:
Parlophone PMC 1202 (Mono)/PCS 3042 (Stereo)
Terbit:
1963-03-22 (mono) dan 1963-04-26 (stereo)
Side one
Side two

With the Beatles (#1 UK)Gold
Label:
Parlophone PMC 1206 (Mono)/PCS 3045 (Stereo)
Terbit:
Side one
Side two

A Hard Day's Night (#1 UK)4X Platinum
Label:
Parlophone PMC 1230 (Mono)/PCS 3058 (Stereo)
Terbit:
Side one
Side two

Beatles for Sale (#1 UK)Platinum
Label:
Parlophone PMC 1240 (Mono)/PCS 3062 (Stereo)
Terbit:
Side one
Side two

Help! (#1 UK)3X Platinum
Label:
Parlophone PMC 1255 (Mono)/PCS 3071 (Stereo)
Terbit:
Side one
Side two

Rubber Soul (#1 UK)6X Platinum
Label:
Parlophone PMC 1267 (Mono)/PCS 3075 (Stereo)
Terbit:
Side one
Side two

Revolver (#1 UK)5X Platinum
Label:
Parlophone PMC 7009 (Mono)/PCS 7009 (Stereo)
Terbit:
Side one
Side two

Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band (#1 UK)11X Platinum(Diamond)
Label:
Parlophone PMC 7027 (Mono)/PCS 7027 (Stereo)
Terbit:
Side one
Side two

The Beatles ("The White Album") (#1 UK)19X Platinum(Diamond)
Label:
Apple/Parlophone PMC 7067-7068 (Mono)/PCS 7067-7068 (Stereo)
Terbit:
Side one
Side two
Side three
Side four

Yellow Submarine (#3 UK)Platinum
Label:
Apple/Parlophone PMC 7070 (Mono)/PCS 7070 (Stereo)
Terbit:
Side one
Side two
"Pepperland" (Instrumental)
"Sea of Time" (Instrumental)
"Sea of Holes" (Instrumental)
"Sea of Monsters" (Instrumental)
"March of the Meanies" (Instrumental)
"Pepperland Laid Waste" (Instrumental)
"Yellow Submarine in Pepperland" (Instrumental)

Abbey Road (#1 UK) 12X Platinum(Diamond)
Label:
Apple/Parlophone PCS 7088 Albums in stereo only from this point on.
Terbit:
Side one
Side two

Let It Be (#1 UK)4X Platinum
Label:
Apple/Parlophone PXS 1 (Box Set)/PCS 7096 (Regular LP)
Terbit:
1970-05-08 (Box Set)
1970-11-06 (Regular LP)
Side one
Side two
















 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar